Proses Produksi T-shirt

Proses Produksi T-shirt

Proses Produksi T-shirt, kali ini kami mau berbagi artikel yang cukup menarik yaitu bagaimana proses produksi T-Shirt / Kaos.

Apa yang kalian lihat ketika pertama masuk distro di kota kalian? Tentu salah satunya desain t-shirt yang keren, hal lain ketika kalian memakai t-shirt tersebut akan terlihat percaya diri, nyaman, yes itulah produk-produk buatan anak negeri. Tapi, apakah kalian tahu bagaimana pembuatan t-shirt tersebut sehingga membuat kita memutuskan untuk membelinya? Yes, tidak semua dari kita tahu prosesnya.

Nah, kali ini aa’ akan coba berbagi tips dan trik belajar clothing rahasia pembuatan t-shirt. Mulai dari desain hingga menjadi sebuah produk. Ya, keliatannya simple sih tapi prosesnya panjang loh, yuuk kita intip prosesnya :

Proses dimulai dari creative room atau ruang kreatif. Di sini, team creative mulai mencari ide-ide manis setiap hari salah satunya dengan cara melakukan research yang sedang menjadi tren saat ini. Kemudian dari sebuah ide tersebut akan dibahas melalui meeting dengan Product Designer dan Graphic Designer yang selanjutnya akan  dituangkan ke dalam bentuk Product Design.
Setelah proses desain selesai dilakukan, biasanya sih sketch gambar menggunakan pensil yang kemudian diperbagus menggunakan software grafis seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, atau Corel Draw. Nah, setelah desain udah fix baru dibawa ke pabrik.
Didalam pabrik ini terdapat berbagai macam aktivitas seperti pemotongan bahan/cutting, jahit, dan sablon. Team Mobe (:sebutan fans sih) melakukan dengan teliti proses pemilihan bahan yang akan diproduksi. Setelah bahan diperoleh, proses selanjutnya barulah masuk ke proses pemotongan bahan menggunakan mesin cutting sesuai dengan pola atau size chart. Dalam proses ini team Mobe selalu melakukan quality control  terhadap pemotongan bahan sebelum dibawa ke ruang sablonase.
Proses selanjutnya yaitu sablon, langkah pertama yang dilakukan yaitu melakukan pengolesan terlebih dahulu permukaan screen menggunakan emulsi (:obat afdruk untuk sablon) kemudian setelah screen tadi dikeringkan barulah output film ditempel di screen bagian luar. Pencetakan output film ini menggunakan media lembaran plastik transparan (:disebut film repro) yang di print BW(Black/White) atau bisa juga menggunakan kertas minyak yang disebut dengan kertas kalkir. Proses selanjutnya yaitu  penyinaran dibawah sinar matahari atau menggunakan sinar ultraviolet. Pada saat penyinaran ini akan terjadi proses pemindahan gambar dari output film ke screen. Output film sablon selanjutnya dilepas dari permukaan screen dan dilakukan penyemprotan menggunakan air bertekanan tinggi.
Cusss ke bagian eksekusi. Pada proses eksekusi ini tinta sablon dituangkan dibagian dalam screen yang kemudian disapu menggunakan alat yang bernama rakel (:terbuat dari karet). Proses pemindahan tinta diatas bahan t-shirt terjadi pada tahap ini
Proses terakhir yaitu proses finishing dimana pada proses ini lagi-lagi dilakukan quality control. Pada ruangan ini cekenricek produk yang sudah diproduksi mulai dari kualitas jahitan, sablon, warna, size/ukuran yang kemudian masuk pada proses packaging/pengemasan dan penyimpanan dalam gudang hingga akhirnya siap untuk dipasarkan.

Yes, selesai juga akhirnya belajar clothing tentang proses produksi sebuah t-shirt.

Related posts

Leave a Reply